Aktivitas sebagai content writer membuat Zuhairiah membaca setiap hari karena akrab dengan tulisan.
Rzqa punya bakat aneka ragam dan prestasinya membludak. Tak hanya bidang akademis tapi juga nonakademis macam seni dan olahraga.
Komunitas Putik Bersih membuat kegiatan Ecotrip, yakni perjalanan wisata yang berfokus pada pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan keberlanjutan.
Anggota Polres Balangan, Iptu Paisal Kadapi awalnya berniat membantu warga terdampak pandemi untuk meningkatkan hasil tani atau perkebunan.
Banyak orangtua memilih menyekolahkan anak mereka di sekolah agama, sebagaimana Suryawan dan Mariyana.
Syamsul Huda suka membaca buku pelajaran dan edukasi yang dapat mengembangkan pengetahuan.
Sebagai ibu rumahtangga yang mengurus tiga anak, Anita masih bisa mengelola beberapa usaha yang berjalan beriringan.
Komunitas ini baru berusia 2 tahun namun aktivitasnya sudah menasional khususnya keanggotaan yang tersebar di berbagai daerah. Itulah Lankar Indonesia
Ajang sport tourism tahunan Tour de Loksado (TDL) 2025 kembali hadir dengan semangat baru.
Korem 101/Antasari bersiap menghadirkan tiga lapangan olahraga padel dan satu lapangan tenis baru yang akan dibangun di kompleks Lapangan Tenis Korem.
LPM INTR-O Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat (FISIP ULM), baru saja selesai menyelenggarakan INTR-O Press Week II.
Siti Norhaliza suka membaca sejak kecil. Karena cerewet, mamanya mengajari membaca sambil bercerita. Sejak itu membaca jadi kebiasaan favorit.
Heppi Lestari mengungkapkan, sejatinya ia sarjana Bahasa Inggris yang juga diploma dalam bidang turisme dan kini sebagai HR Manager.
Aktivitas menari menjadi salah satu kesukaan anak-anak usia sekolah dasar terutama anak perempuan, hal ini seperti halnya Ainaya Hasna Sarbini.
Komunitas Asman Toga Melati (ATM) berupaya menggelorakan kecintaan pada alam dan memberdayakan anggota untuk lebih kreatif.
Mempersiapkan mental anak sebelum memasuki sekolah dasar adalah sebuah proses yang perlu dipersiapkan orangtua.
Shindy Danella warga Banjarbaru yang berkuliah di Stikes Intan Martapura, berniat menjadi seorang perawat yang profesional dan bertanggung jawab.
Mulai suka membaca sejak duduk di bangku sekolah dasar tepatnya kelas tiga. Awalnya Syamsi membaca komik kecil hadiah di kerupuk instan.
Mengikuti ekstrakurikuler Paskibra atau pasukan pengibar bendera memberikan banyak manfaat bagi Fairuuz Nur Afiaty.
Nur Hafizhoh tertarik pada buku-buku yang berfokus pada pengembangan diri dan psikologi sebab dapat mengarahkan dirinya pada hal positif.